Perubahan yang signifikan terjadi di diri gue semenjak pindah ke Cilegon, pindah nya juga bukan karena bersama orang tua, pindah kemari karena tuntutan studi yang justru harus meninggalkan orang tua.
Kehidupan gue disini kacau, makan yang biasanya bisa 4x sehari, sekarang malah 2x sehari, bahkan sampe 1x sehari, kan konyol. Udah gitu ditambah dengan teman-teman yang konyol nya bukan main menurut gue. Memang sih kita harus banyakin temen, tapi gimana, lieur pala aing teh, tiap hari hampir begadang, semua kebablasan, gabisa manage waktu, jadinya ya terbengkalai semua. Ditambah pula dengan masalah percintaan gue disini, yang awalnya mau nyari pasangan yang bisa nyupport kita, dan apalah, eh malah jadi biang keladi dari segala biang gula, malah dari pacaran itu gue hancur sehancurnya *berasaEyangSubur*. Pacaran sebulan, diputusin, galau, ya makin jadi aja diri gue ini di masa per kelam an.
Tapi karena itu semua gue belajar: "Hidup itu cuma sekali, dan yang namanya hidup itu gamungkin bisa lurus begitu aja, pasti disitu ada warung yang lagi nyetel dangdut." Pasti ada batu lancip yang dapat menghadang kita, untuk apa? Untuk menghambat kita. So guys & sis, keep spirits, be cheerful and makes your dream comes true. :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar